karya ilmiah tugas terakhir
Dampak
Pornografi pada Anak
Latar belakang
Pornografi merupakan salah satu
penggambaran tingkah laku yang melanggar aturan norma dan agama. Di kalangan
masyarakat banyak terjadi pelecehan seksual pada anak yang disebabkan karena
adanya dampak dari pengguna internet dan jejaring sosial. Contohnya adalah
kasus JIS yang baru terjadi (Irawan, 2014). Karya ilmiah ini akan membahas
dampak pornografi pada anak.
Definisi Pornografi
Menurut KBBI (KBBI, 2008) adalah “(1) penggambaran tingkah laku secara erotis
dng lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; (2) bahan bacaan yg dng sengaja dan
semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dl seks.”
Menurut
American Psychology Association (APA, 2007) “writings or images (e.g., illustrations,
films) with sexual content that are likely to cause sexual arousal in some
individuals. Legal interpretations vary, but all focus on the violation of community standars and the lack
of any redeem artistic value”.
Jadi, pornografi merupakan gambaran suatu tingkah laku melalui tulisan, gambar dan tingkahlaku yang membangkitkan nafsu pada manusia.
Jadi, pornografi merupakan gambaran suatu tingkah laku melalui tulisan, gambar dan tingkahlaku yang membangkitkan nafsu pada manusia.
Penyebab pornografi
Menurut Niam (2013),
faktor kegagapan budaya melalui tayangan dan perkembangan informasi yang
terlalu mudah diakses sehingga memungkinkan berbagai tayangan sadisme,
kekerasan, pornografi, dan berbagai jenis tayangan dekstruktif lainnya
ditonton. Namun, minim proses penyaringan pemahaman.
Dampak
Pornografi pada Anak
Peningkatan pornografi
menyukai media yang mudah diakses dan mudah dinikmati secara pribadi. Dampak negatifnya
adalah Kekawatiran ancaman ponografi terhadap
anak yang demikian besar tersebut bila tidak dicermati akan dapat merusak moral
anak Indonesia. Hal ini bila terjadi berlangsung lama tanpa ada yang
membentengi maka dapat dibayangkan akibatnya. Berapa banyak lagi anak Indonesia
yang akan menjadi pelaku sekaligus korban kekerasan seks. Mungkin akan banyak
anak Indonesia akan terbius oleh pesona pornografi sehingga perkembangan mental
dan moralnya akan pasti mengganggu kualitas hidup dan prestasinya. Pengguna
internet pada anak untuk mengakses pornografi, juga dapat berdampak buruk bagi
fisik dan mental si anak. Gangguan mental yang terjadi pada si anak tersebut
adalah cara berfikir yang lambat dan sesering kali akan kembali berfikir pada
gambar-gambar yang si anak lihat.kemudian gangguan fisik yang lain menjerumus
pada gangguan otak yang akan mengecil jika sering mengkonsumsi situs porno. (Dampak
pornografi pada anak dan masa depannya, 2013)
Cara
Mencegah Pornografi pada Anak
Dengan pengawasan, jika anak ingin menggunakan internet ada baiknya jika anak diberi pengawasan saat menggunakan internet. Juga bisa dengan memblokir situs-situs yang berhubungan dengan pornografi.
Dengan pendidikan seks. Menurut Madani (2003). “oleh karena itu, pendidikan Islam telah menyiapkan himpunan hukum-hukum fikih untuk mengatur perilaku seksual, yang juga berupaya untuk mendidik anak-anak tentang seks sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi fase selanjutnya”.
Dengan pengawasan, jika anak ingin menggunakan internet ada baiknya jika anak diberi pengawasan saat menggunakan internet. Juga bisa dengan memblokir situs-situs yang berhubungan dengan pornografi.
Dengan pendidikan seks. Menurut Madani (2003). “oleh karena itu, pendidikan Islam telah menyiapkan himpunan hukum-hukum fikih untuk mengatur perilaku seksual, yang juga berupaya untuk mendidik anak-anak tentang seks sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi fase selanjutnya”.
Simpulan
Berdasarkan penulisan yang telah penulis jelaskan, bahwa pornografi merupakan salah satu gambaran tingkah laku yang melanggar aturan norma dan agama. Banyak penyebab adanya pornografi karena situs pada internet disebabkan belum adanya pemblokiran situs oleh pemerintah, vcd porno yang beredar di pasaran dan majalah-majalah porno yang tidak untuk dijual. Ada dampak dari pengguna pornografi yaitu penurunan aktifitas otak untuk berfikir yang disebabkan mengkonsumsi pornografi dan dampak yang lain adalah pengecilan otak. Jika ini sering terjadi maka masadepan pada anak ataupun generasi muda yang akan datang akan suram, untuk mengatasinya anak harus di berikan bimbingan yang baik. Jika anak ingin menggunakan internet ada baiknya pengawasan diterapkan pada si anak, juga bisa pemblokiran situs-situs yang behubungan dengan pornografi.
Berdasarkan penulisan yang telah penulis jelaskan, bahwa pornografi merupakan salah satu gambaran tingkah laku yang melanggar aturan norma dan agama. Banyak penyebab adanya pornografi karena situs pada internet disebabkan belum adanya pemblokiran situs oleh pemerintah, vcd porno yang beredar di pasaran dan majalah-majalah porno yang tidak untuk dijual. Ada dampak dari pengguna pornografi yaitu penurunan aktifitas otak untuk berfikir yang disebabkan mengkonsumsi pornografi dan dampak yang lain adalah pengecilan otak. Jika ini sering terjadi maka masadepan pada anak ataupun generasi muda yang akan datang akan suram, untuk mengatasinya anak harus di berikan bimbingan yang baik. Jika anak ingin menggunakan internet ada baiknya pengawasan diterapkan pada si anak, juga bisa pemblokiran situs-situs yang behubungan dengan pornografi.
Daftar Pustaka
American Psychologycal Assosiation. (2007). In G. R. VandenBos (ed.) APA
dictionary of psychology. Washington
DC: Author
Dampak
pornografi pada anak dan masa depannya. (2013, 27 Oktober). Indoline. Diunduh
dari http://indoline-indonesia.com/2013/10/27/dampak-pornografi-pada-anak-dan-masa-depannya/
Departemen
Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (ed. 4). Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama
Djubaedah, N. (2004). Pornografi
pornoaksi ditinjau dari buku islam. Jakarta: Prenada media
Irawan, D. (2014, 13 Oktober). Sidang kekerasan seksual di JIS,
Kak Seto diperiksa sebagai saksi. Diunduh dari http://news.detik.com/read/2014/10/13/114708/2717004/10/sidang-kekerasan-seksual-di-jis-kak-seto-diperiksa-sebagai-saksi
Sholeh, A. N. (2013). Faktor penyebab maraknya pelecehan seksual
pada anak. Diunduh dari http://www.arrahmah.com/news/2013/02/26/faktor-penyebab-maraknya-pelecehan-seksual-pada-anak.html
Soebagijo, A.
(2008). Kepentingan di balik pornografi. Dalam H. Kurniawan (Ed.). Pornografi dilarang tapi dicari h. 14.
Jakarta: Gema Insani
Taylor, M.,
& Quayle, E. (2003). Child
pornography an internet crime. Hove, East Sussex: Brunner-Routledge
